BKPM RI Melakukan Pengawasan di Kulon Progo

Jum`at, 8 Februari 2019 14:22:31 - Oleh : DPMPT KP

KSWP Merupakan Sinergi DJP Dan DPMPT

Tren Investasi 2015-2018 Tumbuh Positif, Presiden RI Luncurkan KOPI MANTAP

KIM BANTU PROMOSIKAN MPP

OSS baru Koordinasikan hingga Layanan di Daerah

Perizinan KEK Piyungan-Sentolo Dikebut

Pengembangan Iklim Penanaman Modal adalah kegiatan pengkajian, penyusunan dan pengembangan perencanaan penanaman modal, deregulasi penanaman modal dan pembudayaan usaha. Sehubungan hal itu, maka Pengendalian pelaksanaan penanaman perlu dilaksanakan seperti memberi fasilitasi dalam penyelesaian permasalahan dalam penanaman modal agar terciptanya koordinasi yang terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta perusahaan penanaman modal.

Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM RI pada tahun 2019 mengunjungi melakukan kegiatan pengawasan ke empat provinsi yaitu Lampung, Bali, NTB dan DIY. Untuk DIY, yang dikunjungi Kulon Progo, karena berdasarkan catatan BKPM RI merupakan Kabupaten yang sedang berkembang dan saat ini diminati oleh kalangan pengusaha PMA dan PMDN. Pada hari Selasa (29/1) BKPM RI yang dikoordinir oleh Rudatin, SE selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Penyuluhan Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM RI didampingi Kepala Seksi Sektor Sekunder Sub Direktorat Pelayanan Usaha BKPM RI, Hanafiah,S.Sos dan Kepala Seksi sektor Primer dan Tersier Sub Direktorat Pelayanan Usaha BKPM RI bersama-sama dengan Bidang Pengawasan Dinas Perizinan dan Penanaman Madal Daerah Istimewa Yogyakarta dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kulon Progo melaksanakan pengawasan di PT. Sung Kyung Abadi yang beralamat di Sukoreno Sentolo Kulon Progo. PT. Sang Kyung Abadi adalah sebuah Perusahaan Modal Asing yang bergerak di Industri pembuatan bulu mata palsu.

Pengawasan di PT. Sang Kyung Abadi kali ini merupakan upaya mengevaluasi kegiatan penanaman modal di PT. Sang Kyung Abadi. Kegiatan ini meliputi pemantauan, pembinaan dan pengawasan terhadap aktivitas proyek investasi PT. Sang Kyung Abadi sesuai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang dimiliki perusahaan juga kewajiban para investor dalam melaporkan kegiatan Penanaman Modalnya. Selain itu BKPM RI juga melakukan pengecekan apakah PT. Sang Kyung Abadi dalam menjalankan perusahaan sudah sesuai Kepres Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang terbuka dengan persyaratan di Bidang Penanaman Modal.

Rudati, SE mengatakan, pengawasan iklim penanaman modal wajib dilakukan secara berkala oleh BKPM RI agar kegiatan penanaman modal di Kulon Progo selalu terpantau dan terkendalikan dalam beroperasi termasuk mendapat perlindungan dan pembinaan usaha oleh pmerintah.
Mr. Rhee Sang Chae selaku pemilik perusahaan mengatakan, dengan luas area 2620 meter persegi yang mengambil bahan baku lokal yang diambil dari Probolinggo berupa rambut dari salon yang kemudian diolah menjadi bulu mata palsu. Kapasitas produksi 10.000 pcs/bulan dengan harga jual setengah dolar perbijinya dan diekspor ke Amerika.
Kepala Bidang Pengawasan Data dan Informasi Cahyono, ST mengungkapkan, PT. Sang Kyung Abadi dalam pelaporan kegiatan penanaman modal sudah terpenuhi dan aktif dalam pelaporan, hanya beberapa tahun belakangan ini mengalami penurunan produk karena adanya persaingan produk dari negara lain yang dieksport ke Amerika dan tenaga kerja semakin berkurang karena dalam mencari pekerja yang mempunyai kemampuan untuk pembuatan bulu mata palsu cukup sulit sehingga target perbulan kurang terpenuhi.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak