Peringati HPN 2019, PWK Beri Penghargaan

Selasa, 12 Februari 2019 08:08:55 - Oleh : Kedaulatan Rakyat Online

MPP TERAPKAN ZONA INTEGRITAS

MPP DIPENUHI ANTREAN PANJANG

Peningkatan Ketakwaan dan Kinerja Pelayanan

MPP Menerapkan KTR

ORANG HIDUP PUNYA 2 PUSAKA : SABAR DAN SHALAT

Paguyuban Wartawan Kulonprogo (PWK) memberi penghargaan kepada lima tokoh di Kulonprogo. Penyerahan penghargaan dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 dilaksanakan di Gedung Kaca kompleks Pemkab Kulonprogo, Senin (11/2/2019). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Drs H Sutedjo dan Ketua PWI Drs Sihono ST Msi. 

Lima tokoh yang menerima penghargaan, yakni Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) sebagai sosok pemimpin komunikatif dan inspiratif, Umbuk Haryanto pengrajin batik dari Lendah dalam pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif, Sri Wuryanti pembina kesenian angguk dari Kokap dalam melestarikan seni dan budaya, Agung Kurniawan MSi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo dalam keterbukaan informasi publik dan F Nangsir Soenarto yang berhasil mewujudkan harmoni keberagaman masyarakat.

 

Ketua PWK, Asrul Sani menyampaikan, penghargaan yang diberikan kepada lima tokoh tersebut sesuai dengan prestasi dan dedikasi di bidangnya masing-masing. Sebelumnya sejumlah nama tokoh di Kulonprogo masuk dalam nominasi penerima penghargaan PWK.

"Setelah dilakukan penilaian sesuai dengan kriteria dan masukan dari berbagai pihak, terpilih lima nama tokoh di Kulonprogo yang menerima penghargaan. Penghargaan ini wujud kepedulian PWK atas kemajuan pembangunan Kulonprogo di berbagai sektor. Kami berharap akan muncul tokoh lain yang memberi kemajuan bagi Kulonprogo," jelasnya.

Bupati dr H Hasto Wardoyo mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan para jurnalis yang bertugas di Kulonprogo. "Penghargaan yang diberikan ini memotivasi kami untuk bekerja lebih keras lagi dalam membangun Kulonprogo. Semoga penghargaan ini dapat menginspirasi tokoh masyarakat yang lain dalam memajukan Kulonprogo," kata dr H Hasto Wardoyo.(*-32/Rul)

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak