Kulon Progo Berkolaborasi Dalam Inovasi Di APKASI 2019

Senin, 8 Juli 2019 15:38:11 - Oleh : DPMPT KP

Kulon Progo Berkolaborasi Dalam Inovasi Di APKASI 2019

RUPM Sebagai Acuan Pembangunan Di Daerah

Kulon Progo Segera Terbitkan Perbup RTRW Jamin Investasi

MPP TERAPKAN ZONA INTEGRITAS

MPP DIPENUHI ANTREAN PANJANG

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu ikut berpartisipasi pada event APKASI OTONOMI EXPO 2019 : Trade, Tourism & Investment pada tanggal 3 s.d 5 Juli 2019 bertempat di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC), Senayan Jakarta.
Pada even Apkasi Otonomi Expo 2019 kali ini, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo diwakili Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan membuka Apkasi Otonomi Expo 2019 di Jakarta Convention Center, Rabu (3/7). Presiden Joko Widodo yang meminta daerah-daerah berkolaborasi dalam inovasi untuk memajukan daerah masing-masing.
Lewat acara yang diisi pameran produk dari berbagai daerah itu. Wiranto berharap pemerintah daerah dapat saling belajar dan saling mengkombinasikan keunggulan daerah masing-masing agar pemerintah daerah bisa bersaing ditingkat dunia. "Presiden Republik Indonesia mengharapkan adanya inovasi-inovasi baru di semua daerah tetapi juga berkolaborasi. Jadi setiap daerah tanpa kecuali berpacu kompetisi dalam inovasi, tetapi harus ada kolaborasi," kata Wiranto. "Jangan kemudian semua produk ingin dikembangkan, enggak bisa. Ada produk unggulan yang menjadi fokus daerah yang menjadi komoditas bisa dimainkan enggak hanya skala nasional tapi skala global," ujar Wiranto..
Ketua Umum Apkasi Mardani Maming mengatakan, acara yang diikuti 377 kabupaten itu juga bisa menjadi wadah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). "Kawan-kawan UMKM yang belum maju sehingga bIsa melihat kawan-kawan UMKM yang sudah ada, yang kemasannya bagus, sehingga bisa masuk ke supermarket-supermarket Indonesia bahkan luar negeri," ujar Mardani.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kulon Progo menampilkan produk unggulan daerah, UMKM dengan branding Tomira dan berbagai potensi serta peluang investasi.
Kepala DPMPT kabupaten Kulon Progo Agung Kurniawan, S.IP M.Si mengatakan, "Adapun produk yang kami tampilkan antara lain booklet investasi, leaflet dan video investasi serta produk perajin dan UKM (Sinar Abadi Batik, Naomi Fashion, Kaos Sugriwo Subali, Starprog, Bon Cabe, Coklat Wondis, Kripik Pegagan, Stik Growol, Gula Semut Perkasa Wilis, Tas Rajut Naila, Kap Lampu dari Bambu, Kerajinan Enceng Gondok/Debog/Agel, Gula Aren, Olahan Pati, Krispa (Krispi Kelapa), Teh Suroloyo, Wedang Rempah Merah, Krispi Wader, Red Devil, Kulit Lele, Krupuk, Belut, Abon Lele)". Hal ini diharapkan dapat membawa Kulon Progo kekancah nasional bahkan internasional dalam berinvestasi tuturnya.
Wakil Bupati Kulon Progo, Drs H. Sutedjo selaku Plt Bupati Kulon Progo dan rombongan dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menghadiri acara ini dan memberikan apresiasi terhadap stand Pameran DPMPT Kabupaten Kulon Progo. Stand tersebut menghadirkan Agus Faturochman (pengrajin batik) dan Woro Hidayati (pengusaha kopi), dengan tujuan menambah pengetahuan dengan pengalaman UMKM di tingkat nasional, serta bertemu dengan eksportir (buyer) untuk meningkatkan kapasitas usahanya

« Kembali | Kirim | Versi cetak