KUNKER ADMINISTRATOR KAWASAN EKONOMI KHUSUS TANJUNG LESUNG PEMKAB PANDEGLANG

Rabu, 15 Maret 2017 09:13:41 - Oleh : DPMPT Kab. Kulon Progo

Siperi Jempol Ikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

DPMPT Kembangkan Potensi Investasi di Sektor Pariwisata

KUNKER ADMINISTRATOR KAWASAN EKONOMI KHUSUS TANJUNG LESUNG PEMKAB PANDEGLANG

PANSUS II DPRD WONOSOBO KUNKER IUJK

DIDIK NINI THOWOK MEMBANGUN PADEPOKAN SENI DI KULON PROGO

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu ( DPMPT ) Kab. Kulon Progo Jumat 10 Maret 2017 menerima kunjungan kerja dari Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung Pemerintah Kabupaten Pandeglang sehubungan dengan penyusunan Peraturan Derah Intensif Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung. Rombongan dipimpin oleh Joyce Irmawanti selaku Kepala administrator KEK Tanjung Lesung 5 staf Administrator KEK Tanjung Lesung dan 2 staf Bappeda Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan diterima oleh Kepala DPMPT Kab. Kulon Progo, Agung Kurniawan, S.IP M.Si.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung ini diusulkan oleh PT. Banten West Java Tourism Development (BWJ) telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2012 pada tanggal 23 Februari 2012. KEK Tanjung Lesung sudah beroperasi sejak 23 Febuari 2015. Pengembangan KEK Tanjung Lesung difokuskan untuk kegiatan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. KEK yang berlokasi di Pandeglang Banten ini, saat ini dalam tahap pembangunan II. Adapun atraksi pariwisata yang sudah terbangun maupun dalam proses penyelesaian konstruksi antara lain adalah Proyek Terminal Cruise dan Marina oleh Pelindo II, Hunting Lodge dan Shooting Range oleh Pigeon Barrels Ltd. UK, dan Tanjung Lesung Digital World oleh PT Telekomunikasi Indonesia. Terdapat pula beberapa akomodasi pariwisata yang terbangun seperti villa dan hotel di Tanjung Lesung.
Khusus untuk Tanjung Lesung, direncanakan pembangunan sarana pariwisata mencapai 2.500 hektar. Itu mencakup garis pantai Tanjung Lesung di sebelah utara Ujung Kulon sepanjang 19 Kilometer.
Penetapan peraturan daerah Intensif KEK Tanjung Lesung itu pada dasarnya untuk memicu perubahan sosial dan ekonomi, terutama di Kabupaten Pandeglang. Lokasi itu kini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung seluas 1.500 hektar yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 23 Februari 2015.
Kunjungan kerja Administrator KEK Tanjung Lesung untuk mempelajari tentang mekanisme pemberian insentif kemudahan Penanaman Modal Kab. Kulon Progo berdasarkan Peraturan Daerah No. 21 tahun 2012 tentang perlindungan, pemberian intensif dan kemudahan Penanaman Modal. Peraturan Daerah inilah yang kemudian melahirkan Peraturan Bupati No. 62 tahun 2015 tentang tata cara pemberian insentif dan kemudahan Penanaman Modal. Bentuk kemudahan Penanaman modal adalah dengan penyediaan data dan informasi peluang usaha penanaman modal, penyediaan lahan/lokasi, pemberian bantuan teknis, percepatan pemberian perizinan serta penyediaan sarana dan prasarana infrastruktur.

« Kembali | Kirim | Versi cetak