Konstruksi NYIA Dimulai Juni 2018

Kamis, 5 April 2018 13:36:02 - Oleh : KR Jogja

Bangun MPP, Bupati Kulon Progo Tak Perlu Pindah Kantor Seperti Walikota Tomohon

KUNJUNGAN KERJA DPMPT KAB GUNUNG KIDUL KE DPMPT KAB. KULON PROGO

Aturan Izin Usaha Via Online akan Dirilis 20 Mei

Dorong Investasi, Pengusaha Dipermudah Dapatkan NPWP

DPMPT Kulon Progo bersama BKPM DIY Melaksanakan Pengawasan LKPM bagi Perusahaan di Kulon Progo

PT Angkasa Pura (AP) I menargetkan pembangunan konstruksi Bandara Internasional Yogyakarta Baru (New Yogyakarta International Airport/NYIA) di Temon Kulonprogo bisa dimulai Juni 2018 mendatang. Selain pengadaan tanah untuk lokasi bandara sudah tuntas 100 persen, AP I juga pasang target pembangunan konstruksi bisa selesai tepat waktu. Harapannya, pada April 2019 NYIA sudah bisa mulai beroperasi meski sifatnya masih terbatas.

"Setelah proses pengadaan tanah selesai, saat ini sedang dilakukan proses pengerasan tanah, dilanjutkan pembangunan konstruksi. Rencananya konstruksi akan dibangun 'air side' (fasilitas bandara dari sisi udara) terlebih dahulu, setelah itu membangun 'land side' (fasilitas bandara sisi darat). Dijadwalkan awal Juni 2018 sudah mulai dibangun konstruksinya," papar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Gedhong Wilis Kepatihan Yogyakarta, Rabu (4/4).

Faik Fahmi mengatakan, Angkasa Pura I setiap bulannya selalu memberikan laporan secara periodik kepada Gubernur DIY. Terutama progress pembangunan NYIA di Temon Kulonprogo, tahapan yang sudah, sedang, serta akan dilaksanakan. Dengan demikian pemantauannya lebih mudah. Sementara untuk meneguhkan keistimewaan DIY, desain maupun interior NYIA juga akan menonjolkan kekhasan yang ada di Yogyakarta.

"Mudah-mudahan pembangunan 'air side' bisa dirampungkan Januari 2019, sehingga pada April 2019 sudah bisa dioperasikan secara terbatas," ujarnya.

Menurut Dirut AP I, sudah banyak maskapai yang menyatakan siap untuk beroperasi di NYIA. Kendati demikian, AP tetap selektif. Nantinya NYIA memiliki kapasitas cukup besar, sehingga bisa menampung pesawat berbadan lebar lebih banyak. Kondisi itu akan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi, pariwisata, maupun logistik di DIY dan sekitarnya. "Seandainya nanti mau untuk embarkasi haji juga bisa, mobilitas turis dan kargo juga bisa," ujarnya.

Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan, pengadaan tanah untuk pembangunan NYIA sudah 100 persen. Karena itu, meski masih ada yang menolak, sepanjang tidak mengganggu, pembangunan konstruksi akan jalan terus agar pembangunan bandara selesai tepat waktu.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak