Rupiah Tembus Rp14.000, Menteri PPN Pastikan Investasi Tidak Terganggu

Senin, 14 Mei 2018 13:40:27 - Oleh : Sindonews.com

Memperingati Hari Jadi Ke 67 Kabupaten Kulon Progo, DPMPT Melaksanakan Apel Dalam Nuansa Jawa

Pemda DIY Siapkan Tiga Jurus Jitu untuk Tingkatkan Investasi

PEMENANG KUIS DAN FOTO CONTEST STAND DPMPT KABUPATEN KULON PRO

DPMPT Membuka Pelayanan Pendampingan OSS di Manunggal Fair 2018

Sosialisasi LKPM dalam rangka Kegiatan dan Pemantauan dan Pengawasan Pelaksanaan Penanaman Modal dan

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menilai bahwa pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), yang menyentuh Rp14.000 per USD pada perdagangan hari ini tidak akan mengurangi investasi Indonesia.

Lantaran invesasti yang ada di Indonesia, kata dia, tidak berdenominasi dolar AS, sehingga tidak akan menurunkan target investasi yang dicanangkan pemerintah.

"Tidak berpengaruh. Karena investasi itu tidak berbentuk dolar AS. Tapi kita harus perlu memperbanyak arus investasi untuk menambah suplai dolar dan bisa memperkuat rupiah," ujar Bambang di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Menurutnya pelemahan rupiah bukan sesuatu yang berbahaya bagi perekonomian Indonesia. Asalkan dapat menarik arus uang dengan meningkatkan investasi di sektor riil.

"Ya itu tergantung kestabilan dunia. Jadi kita harus menarik datangnya investasi, baik dari sektor rill maupun portofolio," katanya.

Kemarin, Badan Pusat Statistik merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,06% pada kuartal I 2018. Hasil ini belum cukup untuk menarik pelaku pasar terhadap rupiah, karena di bawah ekspektasi. Mata uang NKRI pada perdagangan Senin (7/5/2018) di tutup tembus ke level Rp14.001 per USD, level terburuk sejak Desember 2015.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak