Jaga Investasi Tetap Aman, BEI Berharap Aksi Teror Segera Diatasi

Kamis, 17 Mei 2018 08:30:47 - Oleh : Sindonews.com

DPMPT Kab. Kulon Progo Gelar Sosialisasi Sistem Informasi Penanaman Modal dan Perizinan

DPMPT Kab. Kulon Progo Ikut Pameran APKASI Otonomi Expo 2018 di Tangerang

Proyek Bandara NYIA, Nilai Investasi di Kulonprogo melejit sebesar Rp. 4 Triliyun

Pengusaha Optimistis Izin Online Terpadu Dapat Genjot Investasi

Peluncuran Izin Instan Online Single Submission Tunggu Jokowi

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan investasi tetap dalam kondisi aman, meski ada beberapa aksi teror di Indonesia. Investor diyakini sudah memaklumi jika ada tindakan kriminal karena Indonesia memiliki cakupan wilayah yang luas.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, kendati sudah masuk dalam hitungan investor, lebih baik lagi jika kondisi teror yang terjadi beberapa hari ini bisa diselesaikan dengan aman. "Investor di Indonesia cukup immune karena Indonesia luas, bisa terjadi (teror) dimana-mana. Tapi harapannya bisa ada keamanan karena investor dapat merasa aman untuk investasi di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Samsul menyampaikan, teror terus-terusan ini harus berakhir dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan aparat keamanan. Sehingga bisa membuat persepsi yang baik ke investor. "Beberapa negara keluarkan travel warning," katanya.

Sementara dari sisi moneter, investor dinilainya tidak lagi soal persepsi apakah Bank Indonesia (BI) akan naikkan suku bunga atau tidak. Melainkan fokus menjadi sorotan yakni berapa besar upaya tersebut untuk menstabilkan rupiah.

"Ada kebijakan yang diambil misal naikkan suku bunga, tapi belum tentu juga (rupiah menguat). Lihat turunnya (suku bunga), banyak enggak nih (pengaruhnya) untuk menstabilkan," pungkasnya.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak