Jaga Investasi Tetap Aman, BEI Berharap Aksi Teror Segera Diatasi

Kamis, 17 Mei 2018 08:30:47 - Oleh : Sindonews.com

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III/2018 Turun 1,6%

DPMPT Kulon Progo dapat penghargaan dari Menteri PANRB

Pertumbuhan Investasi di DIY Hanya 1,62 Persen

Banyak Investor Mangkir, Ini pentingnya LKPM

DPMPT Kulon Progo melaksanakan Pengawasan Reklame Toko Modern di Kulon Progo

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan investasi tetap dalam kondisi aman, meski ada beberapa aksi teror di Indonesia. Investor diyakini sudah memaklumi jika ada tindakan kriminal karena Indonesia memiliki cakupan wilayah yang luas.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, kendati sudah masuk dalam hitungan investor, lebih baik lagi jika kondisi teror yang terjadi beberapa hari ini bisa diselesaikan dengan aman. "Investor di Indonesia cukup immune karena Indonesia luas, bisa terjadi (teror) dimana-mana. Tapi harapannya bisa ada keamanan karena investor dapat merasa aman untuk investasi di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Samsul menyampaikan, teror terus-terusan ini harus berakhir dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan aparat keamanan. Sehingga bisa membuat persepsi yang baik ke investor. "Beberapa negara keluarkan travel warning," katanya.

Sementara dari sisi moneter, investor dinilainya tidak lagi soal persepsi apakah Bank Indonesia (BI) akan naikkan suku bunga atau tidak. Melainkan fokus menjadi sorotan yakni berapa besar upaya tersebut untuk menstabilkan rupiah.

"Ada kebijakan yang diambil misal naikkan suku bunga, tapi belum tentu juga (rupiah menguat). Lihat turunnya (suku bunga), banyak enggak nih (pengaruhnya) untuk menstabilkan," pungkasnya.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak