Realisasi Penanaman Modal Asing meningkat

Senin, 17 September 2018 14:55:15 - Oleh : Radar Joga

Realisasi Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMA/PMDN) di Kulon Progo meningkat. Pada triwulan kedua 2018 nilainya mencapai Rp. 5,316 triliyun, naik disbanding triwulan pertama Rp. 5,275 triliyun.
"Kenaikan tersebut karena ada dua investor masuk, yakni PT Capital Reealm Indonesia dan PT Selo Adikarto sebesar Rp. 41 miliar," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT ) Kulon Progo Agung Kurniawan kemarin (13/9).
Menurut Agung, investasi PT Angkasa Pura (AP) I senilai Rp. 4 triliun mampu mendongkrak investasi di Kulon Progo. "Proyek bandara menjadi pemantik masuknya investasi asing dan dalam negeri," kata Agung.
Realissi PMA/PMDN sebesar Rp. 5,316 triliyun. Terdiri dari PMA sebesar Rp 673,357 miliar dan PMDN sebesar Rp 4,642 triliyun.
Nilai investasi PMA dan PMDN diluar investasi AP I seimbang.
"Ada investor dari Korea danAustralia yang sudah mengajukan izin mendirikan perusahaan di Kulon Progo,: kata Agung.
Kepala Seksi Fasilitasi dan Pengembangan Penanaman Modal DPMPT Kulon Progo Saryanto mengatakan pihaknya menggencarkan promosi. Terutama potensi investasi kawasan aerotropolis bandara, kawasan industry dan wisata bukit Menoreh kepada investor.
Investor yang masuk mengembangkan investasinya dikawasan aerotropolis sebanyak 30. Sebagian sudah ada yang mulai membangun, ada pula yang sedang melakukan pembebasan lahan.
"Investor yang masuk mulai dari hotel hingga rest area. Mereka sudah mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB)," kata Saryanto.
Dikatakan, ada beberapa investor yang akan membangun di kawasan bandara, bekerja sama dengan Badan Uaha Milik Daerah (BUMD). "Proses kerja sama sudah dalam proses pembahasan. Mayoritas investor yang akan mengembangkan usaha di Kulon Progo merupakan investor dalam negeri,"ujar Saryanto.

« Kembali | Kirim | Versi cetak