BKPM RI Melaksanakan Pengawasan Kegiatan Penanaman Modal di Kulon Progo

Kamis, 20 September 2018 08:16:46 - Oleh : DPMPT KP

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III/2018 Turun 1,6%

DPMPT Kulon Progo dapat penghargaan dari Menteri PANRB

Pertumbuhan Investasi di DIY Hanya 1,62 Persen

Banyak Investor Mangkir, Ini pentingnya LKPM

DPMPT Kulon Progo melaksanakan Pengawasan Reklame Toko Modern di Kulon Progo

Pengendalian pelaksanaan penanaman modal adalah tersedianya data perkembangan realisasi penanaman modal dan informasi permasalahan yang dihadapi oleh penanam modal. Selain itu, juga terlaksananya fasilitas penyelesaian permasalahan dalam penanaman modal dan terciptanya koordinasi yang terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta perusahaan penanaman modal.


Kamis (13/9) BKPM RI yang dikoordinir oleh Adwitiya Raditharini selaku Kepala seksi Sektor Sekunder Wilayah DIY dan Kalimantan Barat BKPM RI bersama DPMPT Kab. Kulon Progo bersama-sama melakukan pengawasan perusahaan di Kabupaten Kulon Progo guna melaksanakan pengendalian dan pengawasan Penanaman Modal di Kabupaten Kulon Progo. Pengawasan pelaksanaan penanaman modal merupakan upaya mengevaluasi kegiatan penanaman modal. Kegiatan ini meliputi pemantauan, pembinaan dan pengawasan terhadap aktivitas proyek investasi sesuai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang dimiliki investor juga kewajiban para investor dalam melaporkan kegiatan Penanaman Modalnya.

Drs Suwarna M.Si Sekretaris DPMPT Kab. Kulon Progo mengatakan pengawasan di bidang penanaman modal wajib dilakukan secara berkala agar kegiatan penanaman modal di Kulon Progo selalu terpantau. kewajiban dari setiap badan usaha maupun usaha perorangan yang melakukan usaha di Indonesia wajib menyampaikan LKPM perlu dilakukan untuk menjamin keberlanjutan usahanya. LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) adalah Laporan mengenai perkembangan realisasi penanaman modal dan permasalahan yang dihadapi penanam modal yang wajib dibuat dan disampaikan secara berkala.
Pengawasan kali ini bersama BKPM RI, DPMPT mendatangi sebuah perusahaan yang berskala besar di Kulon Progo yang pada saat pemantauan memang untuk Laporan Kegiatan Penanaman Modal sudah terpenuhi. Hanya saja perusahaan dalam beberapa tahun belakangan ini mengalami penurunan produk karena adanya persaingan produk dari negara lain yang dieksport ke Amerika.
Selain itu, kendala bagi perusahaan yang berkaitan dengan BPJS ketenagakerjaan adalah masih susahnya tenaga kerja dengan kesadarannya sendiri untuk ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut sehingga kewajiban bagi perusahaan untuk mensosialisasikan kegunaan BPJS ketenagakerjaan bagi karyawan.
Bidang Pengawasan BKPM RI memberikan arahan dan pengertian kepada para perusahaan-perusahaan yang belum menyampaikan LKPM bahwa Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) merupakan laporan secara berkala mengenai perkembangan kegiatan perusahaan dan kendala yang dihadapi penanam modal. Selain itu LKPM ditujukan untuk memantau realisasi investasi dan produksi. LKPM mencakup kegiatan penanaman modal yang dilakukan perusahaan di setiap lokasi dan bidang usaha investasi, kecuali bidang usaha perdagangan. Bagi perusahaan yang melakukan kegiatan penanaman modal di bidang usaha perdagangan, LKPM cukup berdasarkan lokasi yang telah dinyatakan pada Izin Prinsip. Maka dari itu BKPM RI mendorong kepada para pengusaha yang sampai saat ini belum menyampaikan LKPM sesegera mungkin untuk menyampaikan LKPM baik secara online maupun offline.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak