Pemda DIY Siapkan Tiga Jurus Jitu untuk Tingkatkan Investasi

Kamis, 11 Oktober 2018 14:05:36 - Oleh : Tribun Jogja

Pengentasan masalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan masih menjadi pekerjaan rumah yangbesar bagi pemerintah daerah (pemda) DIY. Menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, jumlah penduduk miskin pada Maret 2018 ada sebanyak 460,10 ribu orang.
Sementara untuk ketimpangan pendapatan atau ratio gini, pada Maret 2018 lalu mencapai angka 0,441.
Salah satu program yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dari Gubernur DIY adalah mengentaskan kemiskinan dan mendorong pemerataan pendapatan lewat sektor investasi. Dengan tumbuhnya investasi, maka diharapkan akan terjadi akselerasi roda perekonomian yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi lebih tinggi.
Kepala Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) DIY Arief Hidayat mengutarakan, pihaknya telah mempunyai tiga program strategis demi mendongkrak pertumbuhan investasi di DIY. Diantaranya yakni penentuan area investasi, mencari pembeda atau cirri khas yang menjadi keunggulan daerah, dan kolaborasi dengan setiap pihak.
DIY, dinilai Arief juga memiliki berbagai keunikan dari segi investasi karena predikatnya sebagai kota budaya, pendidikan, serta demografi, dan pariwisatanya. Permasalahannya sekarang adalah bagaimana memanfaatkan peluang tersebut menjadi suatu kebangkitan bagi perekonomian lokal.
"Peluang itulah yang dilihat oleh calon investor bukan potensi. Jadi kita sudah harus siap dari semua segi baik regulasi, kalkulasi, dan lahan, itu yang mereka lihat sebagai informasi awal,"kata Arief,saat ditemui dikantornya, Rabu (10/10/2018).
Pertumbuhan realisasi investasi di DIY,sambungnya, dari tahun ke tahun juga selalu mengalami peningkatan. Berdasarkan daya yang dikeluarkan oleh pihaknya, sampai dengan triwulan II 2018 secara kumulatif total investasi tumbuh senilai 1,62 persen. Totalnya mencapai angka Rp. 18.928.857.194.802, yang terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp. 9.884.996.293.467 dan Penanaman Modal Asing (PMA) diangka Rp. 9.043.860.901.335.

« Kembali | Kirim | Versi cetak