Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Investasi

Rabu, 20 Februari 2019 15:18:00 - Oleh : DPMPT KP

Bandara Baru Dorong Iklim Investasi

UNY Menuju Universitas Kelas Dunia

Kunjungan Kerja DPMPTSP Kabupaten Bandung Barat dan DPMPPTSP Kabupaten Banyumas

Deputi Pelayanan Publik Kementerian PANRB Berkunjung Ke MPP Kabupaten Kulon Progo

MPP Dibangun Menyambut NYIA

Senin (18/02) tim pengawasan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kulon Progo yang dikoordinir Kepala Bidang Pengawasan Data dan Informasi bersama Dinas Perizinan dan Penanaman Modal DIY yang di Koordinir Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Penanaman Modal Joko Nuryanto, SH M.Si melaksanakan pengawasan dan pengendalian di 4 titik perusahaan yang terletak di Kabupaten Kulon Progo. Tim meninjau seberapa jauh progress dari perusahaan-perusahaan tersebut dalam pembangunannya. 4 titik perusahaan tersebut terdiri dari PT. Angkasa Pura I di Temon yang bergerak di bidang usaha kebandarudaraan, penggilingan padi terletak di Pleret Panjatan, bidang usaha perumahan terletak di Gotakan Panjatan dan bidang usaha SPBU terletak di Sideman Giripeni Wates.
PT. Angkasa Pura I (persero) memproyeksikan bahwa keberadaan New Yogyakarta International Airport yang terletak di Kabupaten Kulon Progo kedepannya mempunyai peranan penting sebagai pintu gerbang utama wisatawan mancanegara sehingga dapat meningkatkan perdagangan dan perekonomian daerah juga meningkatkan investasi daerah. Saat menerima kunjungan tim, Project Manager Tauchid Purnomo Hadi mengungkapkan, bandara NYIA mempunyai luas 582 Ha dan rencana kapasitas penumpang sejumlah 14 juta/tahun. Bandara yang akan diresmikan oleh Presiden Jokowi April mendatang mempunyai luas terminal 210.000 meter persegi ini lebih besar dari Bandara Adisucipto yang hanya memiliki luas terminal 17.136 meter persegi rencananya April mendatang bisa operasi seluas 12.920 meter persegi untuk terminal internasional. Panjang Runway 3.250 m x 45 m dengan Garbarata 10 unit April mendatang minimal operasi 4 Garbarata dan Apron 23 Parking stand seluas 159.140 meter persegi. Bandara NYIA ini memiliki terminal kargo 8.237 meter persegi dan parkir seluas 82.368 meter persegi dengan tiga lantai yang rencananya April mendatang diusahakan minimal operasi 376 unit mobil dengan luas 11.775 meter persegi, 101 unit motor dengan luas 3.578 meter persegi dan 5 bis dengan luas 766 meter persegi.
Kepala Bidang Pengawasan Data dan Informasi Cahyono, ST mengatakan, PT Angkasa Pura I dalam progress pengerjaannya sampai saat ini sudah mencapai sekitar 40%, diharapkan kedepannya progress semakin meningkat dengan diimbangi Laporan Kegiatan Penanaman Modal yang rutin semua bisa berjalan selaras.
Selain itu Cahyono juga mengatakan bagi perusahaan-perusahaan lainnya yang kemarin diawasi , selain PT.Angkasa Pura I yang saat ini sedang taraf pengerjaan, hendaknya melaporkan kegiatannya setiap triwulan karena Laporan Kegiatan Penanaman Modal adalah merupakan laporan secara berkala mengenai perkembangan kegiatan perusahaan dan kendala yang dihadapi penanam modal. Selain itu LKPM ditujukan untuk memantau realisasi investasi dan produksi yang mencakup kegiatan penanaman modal yang dilakukan perusahaan di setiap lokasi dan bidang usaha investasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu mendorong kepada para pengusaha yang sampai saat ini belum menyampaikan LKPM untuk sesegera mungkin untuk menyampaikan LKPM secara online pada tahun 2019 ini.

« Kembali | Kirim | Versi cetak