Pemkab Gelar ‘Kulonprogo Day’

‘Kulonprogo Day’ akan digelar Pemkab Kulonprogo mulai 1 hingga 5 Juni 2014 bertemakan ‘Entrepreuner and Investment’ di komplek kantor pemkab setempat. Kegiatan tersebut didukung Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY dan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Pembukaan ‘Kulonprogo Day’ akan dilakukan Bupati pada Minggu (01/06/2014) pukul 10.00 WIB di halaman pemkab.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPT) Kulonprogo Agung Kurniawan SIP MSi menyatakan ‘Kulonprogo Day’ baru pertama kali dilakukan. "Ini salah satu upaya pelaku agar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bisa eksis di tengah berkembangnya mega proyek yang akan beroperasi di Kulonprogo diperlukan motivasi untuk membangkitkan jiwa dan semangat wirausaha para pelaku UMKM," ujar Agung dalam jumpa pers di Media Center (MC), Jumat (30/05/2014).

Kepala Museum Benteng Vredeburg, Zainal Azzah menyatakan pihaknya menggelar pameran keliling jejak-jejak perjuangan di Kulonprogo, karena kabupaten ini merupakan salah satu daerah di Yogyakarta yang memiliki peran penting dalam perjuangan bangsa Indonesia dalam usahanya merebut dan mempertahankan kemerdekaan. "Informasi sejarah yang penting untuk diketahui oleh masyarakat terutama generasi muda agar mengaktualisasikan perjuangan untuk masa kini dalam upaya mengisi kemerdekaan," kata Zainul.

Sedangkan Djoko Raharta Ketua Tim Ekonomi Moneter Kantor Perwakilan BI DIY menyatakan, pihaknya berkomitmen menjadi salah satu agent of changedalam rangka pengembangan UMKM pada setiap komoditas ekonomi terutama di Kulonprogo dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi unggulan daerah.

"Diharapkan kegiatan ini membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan pemkab serta membuka peluang untuk mengembangkan usaha bukan hanya pada bidang yang selama ini dikelola, tapi juga dapat membuka bidang lain yang masih memiliki peluang besar dalam bidang ekonomi. Sehingga kedepan mampu berpartisipasi lebih besar dalam membantu pemkab dalam mengatasi pengangguran, kemiskinan, dan permasalahan yang lainnya untuk mewujudkan Kulonprogo ‘the Jewel of Java’,"kata Djoko. (Wid)