5 Hotel Kantongi Izin Tata Ruang

Ada 5 hotel berbintang tiga ke atas sudah mengantongi izin rekomendasi penyesuaian tata ruang dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (PTR) atau Kundho Niti Mandala Sarta Tata Sasana Kulon Progo.

Informasi yang berhasil dihimpun hingga Selasa (11/8) menyebutkan banyak penanam modal berminat investasi menyusul beroperasinya Yogyakarta Internal Airport (YIA) di Temon. Sebagian masih dalam proses pengajuan dari Dinas PTR Kulon Progo.

“Sampai saat ini sudah mengeluarkan rekomendasi kesesuaian tata ruang untuk lima hotel. Ada ketentuan khusus untuk pendirian hotel klasifikasi berbintang tiga ke atas,” ujar Heriyanto.

Salah satu ketentuan lokasi pendirian harus sesuai dengan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kulon Progo. Di tempat-tempat tertentu berjarak 75 meter dengan jalan provinsi.

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT), Agung Kurniawan mengungkapkan hotel-hotel itu sudah mulai izin lingkungan, memperoleh IMB. Bahkan dua diantaranya sudah mulai pengerjaan fisik.

Menurutnya, rencananya terdapat enam hotel, meliputi empat hotel berklasifikasi bintang tiga dan dua hotel berbintang empat. Lima hotel berdiri di Kapanewon Temon dan satu hotel berdiri di Kapanewon Pengasih.

“Semua hotel itu akan membangun hingga 843 kamar. Satu hotel beroperasi. Lainnya akan memulai pembangunan dalam 1,5 hingga 2 tahun ke depan. Paling cepat beroperasi di akhir 2021,” kata Agung Kurniawan.

Di antaranya Hotel Novotel, Ibis, Cordia dab Ambar Ketawang yang akan membangun hotel, rumah makan dan SPBU. Kemudian konsorsium Hotel Progo dan Gran Kulon Progo yang akan membangun Hotel Kulon Progo.