Kejujuran Adalah Kesederhanaan Yang Paling Berharga

Senin (31/8) Bertepatan dengan peringatan sewindu Undang-undang Keistimewaan (UUK) DIY pada 31 Agustus 2020, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulon Progo melaksanakan apel pagi dengan mengenakan pakaian adat tradisional Jawa. Apel dipimpin Kepala Dinas Agung Kurniawan S. IP., M. Si. Dalam sambutannya Agung menyampaikan “ada 4 point yang menjadikan Yogyakarta tetap Istimewa berdasarkan Undang-Undang Keistimewaan (UUK), yang pertama adalah Posisi Gubernur tetap dijabat oleh Sultan Hamengku Buwono dan wakil gubernur dijabat Adipati Paku Alam, dan yang ke dua adalah Gubernur dan wakil gubernur tidak boleh menjadi anggota partai politik, selanjutnya Kasultanan dan Kadipaten sebagai "badan hukum" yang mempunyai hak milik atas tanah yang meliputi "tanah keprabon" dan tanah bukan keprabon" yang terdapat di seluruh kabupaten/kota dalam wilayah DIY”. “dan yang terakhir  Provinsi DIY memperoleh dana keistimewaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)”, pungkas Agung kembali.

 

Selain menyampaikan Keistimewaan Yogyakarta, Agung juga memerintahkan agar pegawai DPMPT juga harus mempunyai rasa yang “istimewa” dalam gerakan anti korpusi. Melalui kesempatan ini Agung melakukan sosialisasi pemberantasan korupsi sesuai dengan surat Bupati Kulon Progo 045.2/0916 tentang Kampanye Anti Korupsi. “Korupsi merupakan kejahatan luar biasa (Extra ordinary Crime) yang harus diberantas, salah satu upayanya dengan membangun sumber daya manusia yang baik dan berintegritas”. pungkas Agung.

 

Nilai anti korupsi yang harus dimiliki oleh pegawai DPMPT adalah jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. Dalam kesempatan apel pagi tersebut, dilakukan pemutaran film pendek sebanyak 7 (tujuh) film, masing-masing durasi sekitar 2 (dua) menit. Film pendek tersebut mengambarkan suasana kehidupan sehari-hari masyarakat, yaitu di rumah, kantor, pasar, lalu lintas, dan took kelontong. Film bertema kampanye korupsi tersebut berusaha menyampaikan bahwa pencegahan korupsi tersebut bias dilakukan dari rumah dan keluarga serta masyarakat dan tempat kerja.

 

Menurut Agung kita sebagai pegawai harus mengikuti slogan “Kejujuran adalah Kesederhanaan yang paling berharga”.