Bimtek dan Pendampingan Perizinan di Kapanewon

Sebagai upaya untuk mempercepat dan mempermudah proses perizinan di masyarakat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kulon Progo menggandeng tim teknis di tingkat kapanewon di Kabupaten Kulon Progo untuk membantu proses perizinan.

Untuk itu, DPMPT Kulon Progo menyelenggarakan Bimbingan Teknis dan Pendampingan berkaitan dengan sistem perizinan online berbasis resiko atau One Single Submission (OSS) RBA pada Jumat (17/9/2021) di Joglo TP, Karangsari, Pengasih, Kulon Progo. Terdapat 26 peserta yang berpartisipasi pada kegiatan tersebut.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Drs Duana Heru Supriyanta MM selaku Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kulon Progo, Farida Ariyani SH selaku Kepala Sub Bagian Ketatalaksanaan Bagian Organisasi Setda Kulon Progo, serta Hayunindra Bayu Tantular staf Bidang Pelayanan dan Pengaduan DPMPT Kulon Progo.

Kepala DPMPT Kulon Progo, Agung Kurniawan SIP MSi, membuka langsung kegiatan tersebut. “Ini merupakan implementasi atau tindaklanjut adanya inovasi yang dilakukan Pemkab Kulon Progo melalui Si Peri Manis Kapanewon. Melalui perizinan yang bisa dilakukan di kapanewon, maka prosesnya diharapkan memudahkan masyarakat tanpa harus datang ke kantor DPMPT di Wates,” tuturnya.

Adapun Si Peri Manis Kapanewon merupakan Sistem Perizinan Mendekat, Akuntabel, Normatif, Integratif melalui Si Cantik di Kapanewon. Inovasi tersebut juga telah diluncurkan secara resmi oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana pada Kamis (16/9/2021) di Kompleks Pemkab Kulon Progo, Wates.

 “Di sini kami mengajak teman-teman di tim teknis kapanewon untuk membantu proses perizinan kepada masyarakat. Harapannya ada peran aktif teman-teman di kapanewon karena bisa langsung berhubungan dengan masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kulon Progo, Drs Duana Heru Supriyanta MM menyebutkan bahwa proses perizinan di tingkat kapanewon menjadi hal yang penting. “Ini jelas sangat membantu masyarakat untuk mengurus perizinan. Makanya tim teknis di kapanewon perlu mengetahui proses atau alur perizinan sehingga bisa membantu melayani masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Sub Bagian Ketatalaksanaan Bagian Organisasi Setda Kulon Progo, Farida Ariyani SH yang mengatakan bahwa masyarakat akan terbantu dengan adanya perizinan yang bisa dilakukan di kapanewon. “Masyarakat yang berada di wilayah yang cukup jauh dari kota bisa mengurus izin cukup di tingkat kapanewon. Jadi bisa dengan mudah dan cepat dilayani, tidak perlu harus ke kota,” katanya.