Bangga! RI Negara ASEAN Pertama yang Produksi Baterai Cell

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia optimistis Indonesia akan menjadi negara terdepan di kawasan dalam industri baterai cell atau untuk kendaraan listrik.

"Baterai cell ground breaking 10 giga di Karawang, produksi 2023 akhir Insya Allah. Kalau itu berproduksi, Indonesia negara di Asia Tenggara yang produksi baterai cell," kata Bahlil dalam pernyataan pers di Jakarta.

Sebelumnya Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution untuk berinvestasi US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun membangun pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat.

Kedua perusahaan asal Korea Selatan tersebut pada Rabu (28/07/2021) telah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Indonesia untuk membentuk perusahaan patungan (joint venture) di Indonesia sebagai upaya dalam memproduksi sel baterai dari mobil listrik bertenaga baterai atau BEV.

Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution masing-masing akan berhak atas 50% kepemilikan saham di joint venture ini. Pemerintah Indonesia setuju untuk mendukung melalui berbagai insentif untuk kelancaran proses operasional yang stabil dari pabrik tersebut.

Pembangunan pabrik dijadwalkan dimulai pada kuartal keempat tahun 2021, dan akan selesai pada semester pertama tahun 2023. Sedangkan produksi massal sel baterai di fasilitas baru ini diharapkan akan dimulai pada semester pertama tahun 2024.

Pabrik sel baterai baru di Karawang akan dibangun di atas lahan seluas 330.000 meter persegi. Ketika beroperasi penuh, fasilitas ini diharapkan menghasilkan sel baterai lithium-ion NCMA dengan total 10 GWh setiap tahunnya, dan mampu memenuhi kebutuhan lebih dari 150.000 unit mobil listrik.

 

Sumber : Cantika Adinda, CNBC Indonesia

https://www.cnbcindonesia.com/news/20220720122119-4-357037/bangga-ri-negara-asean-pertama-yang-produksi-baterai-cell